JawaPos.com – Dalam masa pandemi Covid-19, platform pembayaran digital lebih sering digunakan untuk melakukan transaksi. Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit mengatakan adaptasi digital di masyarakat dan pelaku UMKM menjadi kunci untuk menjaga protokol kesehatan yang ketat, sekaligus menjaga roda ekonomi tetap bergulir. “Dengan adaptasi digital, transaksi yang nirsentuh dan nirtunai menjadi mungkin untuk dilakukan. Tren transaksi digital ini umumnya tidak didominasi oleh pembelian barang dalam ukuran besar, tetapi barang dalam ukuran lebih kecil dan lebih sering,” jelasnya. Saat ini, OVO juga telah menambah fitur Bayar QRIS, pengguna cukup melakukan transaksi QRIS hanya dengan mengunggahnya melalui galeri ponsel mereka pada fitur scan.
Source: Jawa Pos July 07, 2021 12:56 UTC