Hasilnya, mereka menemukan adanya takjil yang mengandung borax. Dari 372 sampel takjil yang dikumpulkan BBPOM Jayapura di Kota Jayapura dan beberapa kabupaten di Provinsi Papua, 2 sampel ditemukan mengandung borax. Plt Kepala BBPOM Jayapura Nurjaya Kadir mengatakan, dua sampel takjil yang mengandung borax ditemukan di Kota Jayapura dan Kabupaten Nabire. Terkait temuan dua sampel yang mengandung borax ini, petugas BBPOM langsung memberikan edukasi kepada penjual takjil agar tidak menggunakan bahan serupa. Sebab terkadang penjual tidak mengetahui jika takjil yang dijual menggunakan bahan tambahan makanan yang sebenarnya berbahaya.
Source: Jawa Pos June 15, 2017 16:18 UTC