Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran berpotensi berubah menjadi konflik terbuka yang berkepanjangan. Baca juga : 32 WNI Telah Dipulangkan dari Iran, 13 di Antaranya Warga JabarSituasi ini, dalam pandangan Zenzia, menempatkan pemerintah pada dilema besar, yakni antara menjaga stabilitas fiskal atau mempertahankan subsidi energi untuk melindungi daya beli masyarakat. Diperlukan langkah-langkah berani untuk menjaga stabilitas fiskal, menekan inflasi, sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. Inflasi energi dapat dengan cepat merembet menjadi inflasi pangan dan inflasi inti. Penutupan Selat Hormuz dan lonjakan harga minyak global dapat memicu tekanan besar terhadap APBN, inflasi, serta daya beli masyarakat.
Source: Media Indonesia March 14, 2026 20:30 UTC