REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBU -- Amerika Serikat (AS) dilaporkan kecewa dengan skala serangan udara Israel terhadap depot bahan bakar Iran pada akhir pekan pekan kemarin. Kekecewaan ini menjadi perbedaan pendapat yang menonjol pertama antara kedua sekutu sejak dimulainya penyerbuan terhadap Iran. Laporan itu menyebutkan bahwa serangan pada Sabtu menargetkan sekitar 30 depot bahan bakar di berbagai wilayah Iran, jumlah yang melebihi perkiraan pejabat AS setelah Israel sebelumnya memberi tahu Washington mengenai operasi tersebut. Pernyataan pihak militer Israel menyebutkan bahwa depot bahan bakar yang menjadi sasaran serangan itu digunakan pemerintah Iran untuk memasok bahan bakar kepada berbagai pihak, termasuk unit-unit militernya. Pejabat AS khawatir serangan terhadap infrastruktur yang melayani masyarakat Iran dapat menimbulkan dampak strategis sehingga berbalik arah dengan memperkuat dukungan publik terhadap kepemimpinan Iran.
Source: Republika March 09, 2026 13:43 UTC