© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat menuding sebuah balon mata-mata milik China terbang memasuki wilayah udara mereka. Menanggapi tudingan Amerika Serikat itu, juru bicara kementerian luar negeri China Mao Ning mengatakan Beijing sedang "memverifikasi" situasi tersebut. Secara terpisah, kementerian pertahanan Kanada mengatakan "balon pengintai" terdeteksi dan mereka sedang memantau "potensi insiden kedua", tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Tidak jelas bagaimana penemuan balon mata-mata dapat mempengaruhi rencana tersebut. Marco Rubio, Republikan teratas di komite intelijen Senat, mengatakan balon mata-mata itu mengkhawatirkan tetapi tidak mengejutkan.
Source: Koran Tempo February 03, 2023 17:16 UTC