Amerika Serikat (AS) melakukan penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, dalam sebuah operasi yang memicu pertanyaan serius mengenai legalitas tindakan tersebut. Meski demikian, dua bulan setelah pernyataan tersebut, pemerintahan Trump melaksanakan operasi besar yang meliputi penangkapan Maduro dengan alasan untuk menegakkan keadilan atas dakwaan narkotika dan terorisme internasional. Namun, operasi tersebut memiliki otorisasi dan konteks berbeda dari situasi Venezuela saat ini, salah satunya karena Venezuela adalah negara yang lebih besar dan kaya minyak. Dampak Politik dan GeopolitikSerangan terhadap Maduro ditentang oleh sejumlah negara seperti Tiongkok yang menilai aksi ini sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Venezuela. Meski berhasil menangkap Maduro, langkah ini menghadirkan tantangan hukum dan diplomatik yang kompleks yang akan terus menjadi bahan perdebatan internasional dan nasional.
Source: Media Indonesia January 04, 2026 04:33 UTC