REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Iran telah mengumumkan akan memulai penyuntikan gas uranium ke sentrifugal di fasilitas nuklir Fordow, Rabu (6/11). Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres meminta semua pihak mematuhi sepenuhnya komitmen berdasarkan pakta tersebut. Kepala nuklir Iran Ali Akbar Salehi mengatakan, Iran akan memperkaya uranium hingga 5 persen di Fordow pada Rabu. Kesepakatan JCPOA membatasi tingkat kemurnian uranium, Iran sebelumnya hanya dapat memperkaya uranium sebesar 3,67 persen sesuai yang telah ditentukan. Perwakilan Iran untuk IAEA mengatakan, Iran telah mengatakan kepada badan tersebut mereka akan mulai menyuntikkan UF6 (uranium hexafluoride) ke dalam sentrifugal di Fordow pada hari Rabu.
Source: Republika November 06, 2019 00:22 UTC