REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada sesuatu yang ganjil dalam cara dunia membaca perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Di layar-layar televisi, konflik ini tampak seperti duel kekuatan: rudal berbalas rudal, ancaman dibalas ancaman. Namun di balik gemuruh itu, tersimpan satu fakta sunyi yang jarang diakui: tak satu pun pihak benar-benar menang. Iran bertahan dan menyebutnya sebagai keteguhan. Sejarawan Tarik Cyril Amar menyingkap realitas yang jarang dibicarakan: perusahaan sipil kini beralih menjadi bagian dari industri militer.
Source: Republika April 09, 2026 07:26 UTC