REPUBLIKA.CO.ID,RAMALLAH — Sebelas anak Palestina di Jalur Gaza telah meninggal akibat kedinginan sejak awal musim dingin, sementara ribuan warga lainnya masih bertahan di tengah cuaca ekstrem dengan perlindungan terbatas. Menurut Haq, sejak Oktober, PBB dan para mitra telah mengirim puluhan ribu tenda dan menyediakan tempat berlindung untuk setengah juta lebih penduduk Gaza. Haq mengatakan, PBB terus mendesak adanya solusi tempat tinggal yang lebih tahan lama untuk mengurangi ketergantungan warga Gaza pada tenda. Selain Gaza, Haq menyoroti krisis di wilayah pendudukan Tepi Barat akibat pemutusan aliran listrik dan air oleh otoritas Israel di Yerusalem Timur. Haq juga menegaskan seluruh mitra bantuan harus diizinkan beroperasi tanpa hambatan di Jalur Gaza maupun Tepi Barat guna menjamin kebutuhan vital warga.
Source: Republika February 02, 2026 00:41 UTC