Ida Fitri Shohibah dalam buku Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Hijriyah (2012) memaparkan, secara kebahasaan, syawal berasal dari kata bahasa Arab yang berarti 'peningkatan', 'meningkat', atau 'terbit'. Yoel Yatan dalam buku Moon-o-theism menjelaskan, nama bulan Syawal mungkin saja berasal dari pemaknaan terbitnya bulan baru (syawwal) sebagai tanda akhir puasa sepanjang Ramadhan. Hal itu terutama setelah ia beribadah puasa satu bulan lamanya serta menunaikan zakat fitrah, yang menyucikan diri dan hartanya. Kemudian, zakat fitrah untuk menyucikan harta satu tahun lamanya? Buku Ensiklopedia Islam menyarikan ihwal bagaimana Syawal serta bulan-bulan lainnya dijalani suku-suku bangsa Arab pada zaman Jahiliyah.