REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Masjid Jogokariyan Yogyakarta kembali menghadirkan tradisi berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, panitia Kampung Ramadhan menyiapkan ribuan porsi makanan buka puasa bagi masyarakat umum secara gratis. "Tahun lalu kita menyiapkan 3.500 porsi untuk buka puasa, namun tahun ini meningkat jadi 3.800 porsi," kata Humas Kampung Ramadhan Jogokariyan, Ahmeda Edo, Selasa (17/2/2026). Meskipun porsi makanan bertambah, antusiasme masyarakat untuk hadir dan menikmati suasana buka puasa di Masjid Jogokariyan tetap tinggi. Menu yang beragam ini bisa dipantau melalui akun media sosial resmi Masjid Jogokariyan, sehingga masyarakat bisa menantikan hidangan favorit mereka setiap harinya.

February 17, 2026 17:43 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES -- Warga di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digegerkan penemuan mayat di dalam koper di sebuah rumah kosong pada Senin (16/2/2026). Sekretaris Desa Sukareja, Rohandi, mengungkapkan, mayat dalam koper ditemukan di rumah warganya yang hampir rampung dibangun. Setelah tiba, personel kepolisian langsung melakukan olah TKP dan membawa koper berisi mayat tersebut ke RSUD Brebes. Suasana rumah di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang menjadi TKP penemuan mayat di dalam koper pada Senin (16/2/2026). - (Dok Pemdes Sukareja)Korban yang jenazahnya dimasukkan ke dalam koper adalah Sapri (67 tahun), warga Desa Pende yang bertetanggaan dengan Desa Sukareja.

February 17, 2026 17:41 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Maraknya jual beli nomor rekening bank di media sosial membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) angkat bicara. Praktik ini bukan sekadar jualan biasa, tapi tindakan ilegal yang rawan disalahgunakan untuk penipuan, pencucian uang, hingga transaksi judi online yang meresahkan masyarakat. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan praktik tersebut berisiko tinggi. “Praktik jual beli rekening merupakan tindakan ilegal dan berpotensi digunakan untuk tindak pidana seperti penipuan dan pencucian uang,” kata Dian dalam keterangan dikutip Selasa (17/2/2026). “Berdasarkan penilaian risiko APU, PPT, dan PPPSPM, OJK terus mendorong bank untuk melakukan tindak lanjut terhadap pemilik rekening yang diidentifikasi diperjualbelikan antara lain dengan pembatasan akses terhadap fasilitas perbankan,” ujar Dian.

February 17, 2026 16:29 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta memulai sholat tarawih malam ini, Selasa (17/2/2026), mengikuti penetapan awal Ramadhan berdasarkan Kalender Muhammadiyah. Keputusan tersebut merujuk pada metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menganut prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia. Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Azman Latief, menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jauh hari sebelum Ramadhan tiba. Artinya memang kita mengikuti (KHGT) tanggal 18 itu awal Ramadhan, sehingga nanti insyaallah kita sudah mulai dengan sholat tarawih dan besok pagi InsyaAllah kita sudah berpuasa," ujarnya saat dijumpai di Kompleks Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Selasa (17/2/2026), malam. Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Azman Latief saat menyampaikan terkait rangkaian Ramadhan 1447 H, Selasa (17/2/2026), malam.

February 17, 2026 16:22 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat melaksanakan ibadah Shalat Tarawih pertama pada Senin (16/2/2026) malam. Salah satu lokasi pelaksanaan ibadah Shalat Tarawih tersebut adalah di Surau Gadang, Kecamatan Pauh, Kota Padang yang diikuti belasan jamaah. "Malam ini jamaah di Surau Gadang telah melaksanakan Shalat Tarawih dan Witir malam pertama," kata Imam Tarekat Naqsyabandiyah Surau Baru, Buya Zahar. Ia mengatakan tarekat Naqsyabandiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Buya Azhar menceritakan, penetapan 1 Ramadhan oleh Tarekat Naqsyabandiyah didasarkan pada metode hisab, rukyat, dan dalil kias.

February 17, 2026 16:22 UTC





REPUBLIKA.CO.ID, SURAKARTA – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, memimpin kirab Festival Jenang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-281 Kota Solo di kawasan Selasar Ngarsopuro, Jawa Tengah, Selasa (17/2). Rangkaian peringatan hari jadi ini diawali dengan upacara tradisi di Stadion Sriwedari sebelum berlanjut ke kemeriahan Festival Jenang. “Filosofi kelengketan jenang menggambarkan harapan agar masyarakat Solo tetap guyub rukun, adem ayem saklawase (rukun dan damai selamanya),” ujar Astrid. Ketua Festival Jenang, Heru Dwi Hartanto, menjelaskan bahwa acara kali ini mengusung tema "Nirmala Nusantara" sebagai simbol harapan agar bangsa Indonesia terhindar dari musibah dan semakin kuat dalam persatuan budaya. Melalui momentum HUT ke-281 ini, Festival Jenang diharapkan terus menjadi magnet pariwisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Kota Surakarta.

February 17, 2026 16:03 UTC

Waktu Olahraga Terbaik: Hindari Dehidrasi Pasca SahurBanyak orang memilih berolahraga setelah sahur, namun dr. Inge tidak menyarankan hal tersebut bagi penderita komorbid. Aturan Berbuka bagi Pasien DiabetesSaat waktu berbuka tiba, penderita diabetes sering kali tergoda dengan hidangan manis. Target Gula Darah: "Pemilihannya itu harus benar-benar supaya kadar gula darah meningkat normal, tidak menjadi meningkat berlebihan," tegasnya. Berikut adalah tips manajemen makan malam:Waktu Makan: Sebaiknya makan malam dilakukan sekitar tiga jam sebelum tidur. Susu Khusus Diabetes: Sebagai tambahan nutrisi, susu diabetes bisa menjadi solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan protein yang mungkin berkurang selama puasa.

February 17, 2026 15:41 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan kegiatan pengamatan hilal sebagai bagian dari penelitian astronomi dan penyediaan data pendukung penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Peneliti Observatorium Bosscha ITB Yatny Yulianti mengatakan observatorium tersebut setiap tahun menjadi salah satu rujukan bagi Kementerian Agama (Kemenag) RI dan masyarakat dalam penentuan awal Ramadhan. “Kegiatan pengamatan bulan sabit oleh Observatorium Bosscha ditujukan untuk meneliti ambang visibilitas (kenampakan) bulan sebagai fungsi dari elongasi terhadap ketebalan sabit bulan, juga dalam rangka rukyatul hilal,” kata Yatny di Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (17/2/2026). Berdasarkan data astronomis, kata dia, hilal tidak mungkin diamati pada 17 Februari 2026 yang bertepatan dengan 29 Syaban 1447 Hijriah, karena posisi bulan sudah terbenam lebih dahulu dibandingkan saat waktu matahari terbenam.

February 17, 2026 15:36 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Badan Hisab Rukyat (BHR) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebutkan hilal awal Ramadhan 1447 Hijriah mustahil terlihat di wilayah ini karena masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam pada Selasa (17/2/2026). Ketua BHR DIY Mutoha Arkanuddin menjelaskan berdasarkan data astronomi di Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu Parangtritis, Kabupaten Bantul ketinggian hilal tercatat minus 1,5 derajat. "Untuk Yogyakarta di Bukit Syekh Bela Belu ketinggian hilal minus 1,5 derajat, jadi masih di bawah ufuk ketika matahari terbenam. Artinya, bulan terbenam lebih dulu sehingga praktis hilal tidak mungkin bisa disaksikan," ujar Mutoha saat dihubungi di Yogyakarta, Selasa. Meskipun secara astronomi hilal dipastikan berada di bawah ufuk, Mutoha menuturkan rukyatul hilal tetap dilaksanakan sesuai mekanisme penanggalan Hijriah di Indonesia.

February 17, 2026 15:34 UTC

MI)KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada tahun 2026 dengan tetap mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Baca juga : Mengenal Kriteria MABIMS: Standar Baru Penentu Awal Puasa Ramadan 1447 HijriahSebelum kriteria ini diadopsi secara penuh, sering terjadi perbedaan mencolok antara hasil hisab dan rukyat. Menuju Unifikasi Kalender HijriahMenteri Agama menegaskan bahwa konsistensi menggunakan kriteria MABIMS dalam Sidang Isbat 2026 adalah bagian dari upaya besar mewujudkan Kalender Hijriah Indonesia yang tunggal. Dengan metode MABIMS yang modern dan saintifik, hasil keputusan sidang diharapkan dapat diterima oleh berbagai lapisan organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia. Parameter Kriteria MABIMS Ketinggian Hilal Minimal 3 Derajat Sudut Elongasi Minimal 6,4 Derajat(Kemenag.go.id/H-3)

February 17, 2026 15:18 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan hasil pemaparan data hisab dalam rangkaian Sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriyah. Berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia pada 29 Syaban 1447 H atau 17 Februari 2026 M belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang disepakati negara-negara MABIMS. Dalam paparannya, Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya menjelaskan, kriteria MABIMS menetapkan tinggi hilal minimum 3 derajat dan elongasi minimum 6,4 derajat. "Sehingga tanggal 1 Ramadhan 1447 Hijriyah secara hisab jatuh bertepatan dengan hari Kamis Pahing, tanggal 19 Februari 2026," kata Cecep di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026). Saat ini, Kemenag masih menunggu laporan rukyatul hilal dari 96 titik pemantauan di IndonesiaInfografis Kemuliaan Bulan Ramadhan - (Republika)Loading...

February 17, 2026 14:37 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar mengumumkan awal Ramadhan 2026/ 1447 H bertepatan pada Kamis (19/2/2026). "Berdasarkan hisab dan tidak ada yang melihat hilal, maka satu Ramadhan 1447 H/ 2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026," ujar Nasaruddin dalam konferensi pers usai sidang Isbat, Selasa (17/2/2026) petang. Dengan demikian, awal Ramadhan yang ditetapkan pemerintah ini berbeda dengan keputusan Muhammadiyah yang telah menetapkan awal Ramadhan 2026 lebih dulu. Muhammadiyah, melalui maklumatnya, telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026) besok. Menurut dia, Indonesia telah berpengalaman menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya tanpa menimbulkan konflik sosial.

February 17, 2026 14:19 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Hilal belum terlihat di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026) saat Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) RI melaksanakan pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah di Planetarium Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Konjungsi baru terjadi nanti pukul 19:01 (plus) 8 detik," ungkap anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, Slamet Hambali, saat diwawancara. "Sehingga ada kemungkinan Indonesia dan Arab Saudi bersamaan; bahwa 1 Ramadhan akan jatuh pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2026," ujarnya. Dia kemudian menyinggung tentang Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah pada Rabu (18/2/2026). Meski terdapat perbedaan penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah, Slamet tetap mendorong umat Islam di Tanah Air untuk tetap mengedepankan toleransi.

February 17, 2026 14:09 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menginstruksikan penambahan suplai sejumlah bahan pokok (bapok), terutama telur ayam ras dan minyak goreng MinyaKita. Langkah ini diambil untuk menekan kenaikan harga serta menjaga stabilitas stok menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. "Peningkatan permintaan yang tidak diikuti kenaikan suplai berdampak pada kenaikan harga komoditas seperti daging ayam ras, telur, dan MinyaKita. Demikian pula dengan telur ayam ras yang berada di angka Rp31.000 per kilogram dan daging ayam ras yang menyentuh Rp43.000 per kilogram. Di sela peninjauan tersebut, Gubernur juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan paket sembako kepada para tukang becak di sekitar area pasar.

February 17, 2026 13:38 UTC

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Masyarakat pun banyak mencari informasi mengenai waktu pengumuman resmi hasil sidang isbat awal puasa 2026. Adapun pengumuman resmi hasil sidang isbat awal puasa 2026 dijadwalkan pada pukul 19.05 WIB melalui konferensi pers. Masyarakat diimbau menunggu hasil sidang isbat sesuai jadwal resmi agar pelaksanaan puasa Ramadan 2026 dapat dimulai secara serempak mengikuti keputusan pemerintah. KesimpulanHasil sidang isbat awal puasa 2026 dijadwalkan diumumkan pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.05 WIB.

February 17, 2026 13:20 UTC