REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar pesawat (avtur) nasional masih dalam kondisi terkendali di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Bahlil mengaku terus berkomunikasi dengan PT Pertamina (Persero) dan memantau kondisi pasokan energi, termasuk di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia menekankanbahwa penghematan bahan bakar minyak (BBM) menjadi langkah penting, tidak hanya untuk mengurangi impor, tetapi juga untuk menekan pengeluaran masyarakat. - (Pertamina)Menurut Bahlil, Indonesia memiliki dua skema BBM, yakni subsidi dan nonsubsidi yang mengikuti harga pasar. “Bagi pihak yang ingin tetap bertahan dan menjaga stok, silakan berkolaborasi dengan badan usaha lain,” kata Bahlil.