REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang berada di wilayah Timur Tengah (Timteng). Daerah-daerah ini akan segera menjadi target Korps Garda Revolusi Islam,” kata Garda Revolusi Iram di situs web resminya, Sepah News, Senin (16/3/2026). Garda Revolusi Iran tak menyampaikan secara eksplisit perusahaan AS apa saja yang bakal dibidiknya. Namun pekan lalu, kantor berita Tasnim yang terafiliasi dengan pemerintah Iran, telah menerbitkan melalui akun Telgram-nya daftar perusahaan yang berpotensi menjadi target. Berbeda dengan Garda Revolusi Iran yang masih mengancam akan terus membidik objek-objek terkait AS, Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa Iran telah menyampaikan keinginan untuk berunding.